Kurikulum Merdeka merupakan Sistem pendidikan yang memiliki perubahan ke arah yang lebih baik, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Benang merah dari Kurikulum Merdeka hampir sama dengan kurikulum 2013, namun lebih disempurnakan lagi di Kurikulum Merdeka. Dimana terdapat program mengundang Guru Tamu yang memang benar expert di bidangnya.

Pada lain kesempatan AGMARI (Asosiasi Guru Marketing Indonesia) memiliki program Profesional Mengajar, dimana program tersebut dapat berjalan atas kerjasama dari SDI (Sales Director Indonesia) dan KOMISI (Komunitas Sales Indonesia). Dengan menggandeng dua komunitas tersebut program dapat terlaksana dengan menugaskan IDUKA (Industri Dunia Kerja) untuk memberikan ilmu dan juga motivasi terhadap murid-murid SMK, khususnya Program Keahlian Pemasaran. Bahwasannya lulusan SMK Pemasaran harus dapat menjadi seorang sales yang dapat diandalkan atau menjadi garda terdepan perputaran roda ekonomi Indonesia. Oleh karena itu IDUKA diminta untuk memberikan tips atau kiat agar murid SMK Pemasaran dapat menjadi seorang sales yang handal.

Program guru tamu pada SMK Addimyati ini didatangkan dari Aksesmu (PT. Sumber Trijaya Lestari), dimana Industri tersebut merupakan jenis industri B2B (Business to Business). Pelanggan dari Aksesmu ini merupakan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang melakukan proses transaksinya secara digital, hal tersebut sangat berhubungan dengan konsentrasi keahlian yang ada di SMKS Addimyati yaitu Bisnis Digital. Sehingga dari pemaparan oleh Aksesmu tersebut, murid SMK dapat mengetahui proses kegiatan bisnis dari Aksesmu.

Tinggalkan Balasan